Melalui Decluttering, UNIQLO Ajak Berbagi kepada Sesama di Momen Ramadan

Mar 04, 2026 Social Innovation
Ramadan menjadi momen refleksi, termasuk saat banyak orang mulai merapikan rumah dan lemari menjelang Idulfitri. Melihat kebiasaan ini, UNIQLO mengajak masyarakat memaknai decluttering secara lebih sadar; melihat pakaian bukan sekadar untuk disimpan atau dibuang, melainkan sebagai bagian dari siklus hidup yang bisa diperpanjang, diperbaiki, dan dibagikan kembali, sejalan dengan pilar keberlanjutan UNIQLO, yakni Planet.

“Sebagai perusahaan global yang menjalankan bisnis berbasis keberlanjutan, kami melihat mindful decluttering bukan hanya sebagai kampanye musiman, tetapi menjadi bagian dari komitmen kami terhadap circular fashion, dengan mengurangi limbah tekstil sekaligus mendorong kebiasaan konsumsi yang lebih bijak. Partisipasi masyarakat dalam program clothing donation, di mana pelanggan bisa mengumpulkan pakaian yang sudah tidak digunakan melalui recycle box yang ada di seluruh toko UNIQLO, akan memberi makna baru pada pakaian melalui donasi dan daur ulang. Dengan begitu, proses decluttering tidak berhenti pada membuang, tetapi berlanjut pada berbagi dan memperpanjang siklus hidup pakaian,“ ujar Michelle Secoa, Sustainability Lead UNIQLO Indonesia.

sustainability

Selaras dengan filosofi LifeWear, menghadirkan pakaian esensial yang berkualitas dan tahan lama, UNIQLO menghadirkan berbagai inisiatif untuk memperpanjang siklus hidup pakaian dan mendorong konsumsi yang lebih bertanggung jawab. Salah satunya melalui RE.UNIQLO STUDIO, yang memungkinkan pakaian digunakan lebih lama sebelum dilepas.

Melalui layanan repair dan remake, pakaian yang masih layak dapat diberi kehidupan baru, misalnya dengan tambahan bordir atau sashiko mulai dari Rp70.000 per desain. Inisiatif ini mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam konsumsi, sekaligus menjadi wujud nyata komitmen UNIQLO terhadap circular fashion.

Donasi Pakaian UNIQLO, Harapan Baru bagi Sesama



Selama Ramadan 2026, UNIQLO menyelenggarakan Hari Raya Clothing Donation Collection sebagai ajakan berbagi yang lebih sadar. Pakaian UNIQLO yang didonasikan dapat dimasukkan ke recycle box di seluruh toko UNIQLO, kemudian disortir dan disalurkan pada Mei 2026 melalui mitra sosial, salah satunya Human Initiative, kepada anak-anak, perempuan, dan keluarga di komunitas rentan, termasuk wilayah terdampak bencana, melalui jaringan komunitas lokal agar bantuan tepat sasaran.

“Selama 5 tahun berkolaborasi bersama UNIQLO, kami telah menyalurkan lebih dari 14.000 pakaian baru dan lebih dari 20.000 pakaian bekas, dengan total lebih dari 11.000 penerima manfaat di berbagai wilayah di Indonesia. Distribusi ini mencakup lebih dari 6.700 pakaian baru untuk penyintas bencana, ribuan pakaian layak pakai untuk masyarakat prasejahtera, hingga program tahunan Hari Raya yang secara konsisten menjangkau ribuan penerima manfaat. Kami melihat inisiatif ini bukan sekadar distribusi bantuan, tetapi bagian dari ekosistem kolaboratif yang mendukung pengurangan limbah tekstil sekaligus memperkuat ketahanan sosial di komunitas rentan, termasuk wilayah terdampak bencana dan daerah dengan keterbatasan akses kebutuhan dasar,“ jelas Anisa Zulhaida, Partnership Human Initiative.

Lewat langkah sederhana, mulai dari lemari sendiri, sehelai pakaian dapat memberi harapan baru bagi yang membutuhkan. UNIQLO menegaskan kembali komitmennya untuk menghadirkan pakaian yang tidak hanya meningkatkan kualitas hidup, tetapi juga memberikan dampak sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.