UNIQLO & Traveloka: Inspirasi Outfit Liburan Akhir Tahun ke 5 Destinasi Dunia

Oct 21, 2025 LifeWear
Liburan akhir tahun selalu jadi momen sempurna untuk sejenak menjauh dari rutinitas dan menikmati pergantian musim sekaligus mengeksplor gaya baru di setiap destinasi. Dari sejuknya musim gugur hingga dinginnya musim salju, setiap tempat tentu punya pesonanya sendiri, dan outfit yang tepat bisa bikin setiap langkah jadi lebih nyaman dan berkesan. Yuk, intip inspirasi gaya musim gugur dan dingin dari UNIQLO & Traveloka untuk menemanimu berpetualang ke lima destinasi populer dunia!

Jepang - Dari Daun Momiji hingga Salju di Hokkaido


jep

Musim gugur di Jepang (September-November) membawa suhu sejuk sekitar 10-20°C, sempurna untuk berjalan santai sambil melihat cantiknya daun Momiji di Kyoto atau mencoba naik Sagano Scenic Railway sambil menikmati pemandangan Hozu River. Namun, karena cuaca bisa cepat berubah, kunci utamanya ada pada layering.

Padukan kemeja lengan panjang dengan sweater rajut dan jaket blouson dari UNIQLO untuk look kasual yang tetap rapi. Kamu juga bisa menambakan celana sweat lebar agar tetap nyaman dan hangat saat berfoto di tengah warna-warni dedaunan musim gugur.

Memasuki musim dingin (Desember-Februari), suhu bisa turun hingga -2°C. Untuk kamu yang ingin menjelajahi Sapporo Snow Festival atau menikmati onsen di Hokkaido, kenyamanan jadi yang utama. Gunakan sweater merino turtleneck sebagai lapisan pertama, lalu padukan dengan celana sweat dan jaket PUFFTECH agar suhu tubuh tetap hangat. Jika diperlukan, tambahkan jaket UV parka untuk perlindungan maksimal dari udara dingin.

Korea Selatan - Hangatkan Hari di Tengah Udara Dingin


kor

Di Korea Selatan, musim gugur (September-November) menghadirkan pemandangan menawan di Nami Island dan Seoraksan National Park. Dengan suhu sekitar 10–20°C dan udara yang cukup kering, sebaiknya bawa pelembap dan lip balm di tas kamu.

Untuk tampil effortless, padukan celana geared dengan t-shirt AIRism, lalu tambahkan kemeja oversize lengan panjang berwarna netral. Gaya ini cocok untuk sekadar jalan santai maupun saat kamu ingin berfoto di Seoul Lantern Festival.

Saat salju mulai turun (Desember-Februari) dan suhu mencapai -5°C, look yang praktis dan memberi kehangatan tentu jadi kunci utama. Coba kombinasi t-shirt HEATTECH kerah tinggi, cardigan souffle yarn, dan mantel panjang untuk menjaga tubuh tetap hangat. Lalu, padukan dengan celana lebar jersey yang hangat, lembut, dan memudahkan bergerak.

Kalau kamu punya agenda bermain ski di Gangwon-do, setelah selesai, bersantai di penginapan dengan ondol, lantai hangat khas Korea, akan terasa makin nyaman dalam balutan outfit UNIQLO yang cozy.

China - Pesona Jiuzhaigou dan Festival Es Harbin


cin

Kalau berlibur ke China, warna-warni musim gugur mulai menyelimuti lembah Jiuzhaigou dan pegunungan Huangshan pada suhu sekitar 10–20°C. Di momen ini, pemandangan alam berubah jadi dedaunan merah dan keemasan.

Nah, untuk menjelajahi alam terbuka, padukan kemeja flannel dengan jeans lurus dan t-shirt fleece rajut, lalu tambahkan jaket UV parka agar tetap hangat dan ringan dibawa. Selain itu, HEATTECH beanie juga bisa jadi pelengkap kasual yang tetap stylish.

Menjelang musim dingin (Desember-Februari), suhu di utara China bisa turun hingga -5°C. Saat Festival Es Harbin dimulai, gunakan PUFFTECH parka yang tahan dingin, dipadukan dengan sweater crew neck, celana sweat, dan kemeja flanel boxy sebagai middle layer. Kamu juga bisa mengenakan sarung tangan kasmir untuk perlindungan ekstra.

Prancis - Tetap Effortless di Segala Musim ala Parisian


par

Suasana musim gugur di Prancis identik dengan aroma anggur yang baru dipanen dan warna dedaunan yang hangat. Di desa-desa cantik kawasan Alsace, suhu 10–18°C terasa pas untuk berjalan santai di antara kebun anggur. Padukan PUFFTECH rompi dengan Sweater Merino Polo, jeans baggy, dan tambahan jaket atau blazer untuk tampilan chic khas Parisian.

Saat suhu mulai turun ke kisaran 0-8°C di musim dingin (Desember-Februari), Christmas Market Strasbourg jadi tempat paling magis untuk dikunjungi. Nikmati kehangatan dalam balutan jaket PUFFTECH, kemeja flannel, t-shirt yang dilayer dengan t-shirt fleece, dan celana chino. Lalu, tambahkan juga scarf HEATTECH dan beanie untuk melengkapi penampilanmu sekaligus melindungi dari cuaca dingin. Oh ya, pastikan untuk memeriksa jadwal transportasi di Prancis, karena cuaca ekstrem kadang mempengaruhi waktu keberangkatan.

Turki - Dari Langit Cappadocia hingga Hangatnya Pamukkale


tur

Melihat langit Cappadocia yang penuh warna saat musim gugur dari balon udara tentu jadi agenda wajib saat liburan ke Turki. Dengan suhu 12–20°C, cuaca terasa pas untuk menjelajah dari pagi hingga sore. Kenakan PUFFTECH rompi di atas HEATTECH kasmir, ditambah sweater kerah V, dan celana jersey sebagai outfit yang nyaman dan praktis.

Saat musim dingin tiba (Desember-Februari), Pamukkale dan Uludag menawarkan dua sisi Turki yang kontras, yakni air panas alami dan hamparan salju putih. Lapisi PUFFTECH Rompi di atas t-shirt, kemeja flannel, dan Jaket Fleece Ritsleting, lalu lengkapi dengan scarf HEATTECH, beanie, dan celana geared yang ringan namun hangat. Karena jam siang lebih pendek di musim ini, pastikan kamu sudah mengatur itinerary agar aktivitas selesai sebelum malam tiba.


Jadi, sudah tentukan destinasi liburanmu? Mulai perjalanan dengan inspirasi tak terbatas bersama Traveloka dan dapatkan cashback s.d. Rp1.000.000 untuk Tiket Pesawat, Hotel, dan Xperience dengan kode kupon: TRAVELOKAUNIQLO. Temukan juga koleksi outfit fungsional dan stylish untuk setiap musim di UNIQLO.com atau download UNIQLO app di AppStore/Playstore.

trvlk