Sosok Inovatif Dibalik Mame Kurogouchi dan Adaptasi Kenyamanan

May 25, 2021 LifeWear
Berbagai adaptasi yang terjadi pada elemen kehidupan yang berhubungan dengan kondisi dunia saat ini, mengukuhkan kenyamanan dibalik potongan pakaian sebagai prinsip substansial yang termanifestasi sejak memulai hari. UNIQLO terus menggali berbagai wujud penyempurnaan lini LifeWear yang memiliki entitas yang luas. Seperti kerjasama terbaru bersama emerging designer Maiko Kurogouchi pada eponymous label miliknya, Mame Kurogouchi. Sebuah merek yang telah memenangkan keinginan pasar mode dunia, lewat koleksi femininnya yang elegan dan crafty, serta citra Maiko sebagai world’s current innovative designer.

Uniqlo dan Mame Kurogouchi menciptakan rangkaian koleksi wanita yang terdiri dari innerwear dan pakaian yang saling berasimilasi untuk menghadirkan sebuah arti tampilan nyaman tersendiri, dengan efek positif yang bisa dirasakan di keseharian Anda. Bersama UNIQLO, Maiko membawa konsep curvaceous styling yang diwujudkan lewat teknologi AIRism dan material 3D Knit, yang mendobrak batasan antara pakaian sehari-hari dan pakaian dalam. Membawa pesona riang dan lugas pada tampilan sehari-hari, namun juga menyisipkan sebuah elegansi dari kecantikan tampilan feminin. “Sebagai desainer, salah satu tantangannya adalah menghadirkan kenyamanan dari sebuah kecantikan dan jati diri feminin pada item pakaian dalam, yang merupakan item penting untuk sehari-hari. Merupakan pakaian yang kita kenakan pertama kali setelah bangun di pagi hari sehingga diperlukan kenyamanan pada kulit. Koleksi ini akan berkontribusi pada kesehatan juga kebahagian dalam gaya hidup.”

(Maiko Kurogouchi)
Restless Fashionista
Latar belakang Maiko yang gemilang untuk perempuan muda yang bercita-cita menjadi desainer di industri fashion, dimulai di tahun 2005 ketika Maiko masih menjalani studi di Bunka Fashion College: universitas yang memiliki nama besar sebagai almamaternya seperti Yohji Yamamoto, Kenzo Takada, hingga Junya Watanabe, dimana saat itu pula Maiko pernah mewakili Jepang pada helatan Jeunes Createurs de Mode di Paris dan memenangkan Grand Prix tersebut. Diikuti dengan berbagai awards lainnya yang kian menggaungkan kemampuan desain Maiko, hingga pada tahun 2006 membawanya pada Issey Miyake Design Studio dan terlibat dalam berbagai proyek penting. Salah satunya konseptor bagi lini ethical Issey Miyake yaitu Apoc, yang pertama kali diluncurkan pada tahun 1997 hingga menjadi pengawas bagi perencanaan dan desain untuk Issey Miyake Paris collection.

Maiko lahir di Nagano, kota historis yang menjadi kota pertama di Jepang yang memiliki penduduk. Dari kegemarannya berpelisir mengelilingi negeri matahari bersamaan dengan pengalaman bekerja pada Issey Miyake, Maiko mendedikasikan Mame Kurogouchi bagi Japanese craftsmanship. Kegigihan dan kedua latar belakang tadi, membentuk sosok Maiko yang inovatif dalam berkarya. Mame Kurogouchi pertama kali berdiri di tahun 2010 yang beroperasi di jantung kota Tokyo. Maiko bahkan mendirikan bisnis lainnya berupa pabrik garmen di tahun 2019 yang dinamakan Atelier Project, yang bertujuan untuk terus melambungkan semangat dari Made In Japan.

Pesona desain Maiko setelah diluncurkannya Mame Kurogouchi kian bersinar, di tahun 2014 ia bahkan memenangkan Mainichi Fashion Grand Prix Shiseido Sponsorship Award untuk kategori Best New Fashion Designer. Dan di tahun 2018, Maiko dianugerahi Fashion Prize Tokyo yang menjadi tiket baginya untuk mempresentasikan koleksi Mame Kurogouchi di sirkuit Paris Fashion Week. Tahun lalu, Maiko merayakan satu dekade berjalannya Mame Kurogouchi lewat presentasi koleksi SS2020 yang menjadi salah satu jadwal yang ditunggu para editor media fashion.

Innovation Savvy
Penghargaan yang tinggi bagi Japanese craftsmanship, teknik tradisional, serta budaya Jepang yang penuh atensi pada detail sebuah kreasi, menjadi fondasi dari kemampuan desain Maiko dimana inovasi adalah visi untuk ia bergerak memainkan kecerdasannya. Dengan brilian, Maiko memilih potongan feminin yang atraktif dan timeless sebagai kanvas desain yang menopang ketiga instrumen tadi. Kombinasi yang dicintai perempuan modern dunia. Membuat Mame Kurogouchi menjadi merek yang difavoritkan berbagai department store terkemuka. Di tahun 2019, Mame Kurogouchi tercatat memiliki 83 stockist di berbagai negara, membuktikan prinsip desain yang dipercaya Maiko memiliki pengaruh global.

Walaupun pada prosesnya untuk menciptakan pakaian exquisite Mame Kurogouchi yang inovatif terbilang kompleks, namun starting point Maiko adalah berbagai momen sederhana yang ia temukan di kesehariannya. Hal ini yang menjadi benang merah dari kesenangannya merayakan keindahan dari kehidupan sehari-hari lewat desain pakaian Mame Kurogouchi, yang juga diadaptasikan pada kolaborasi Maiko bersama UNIQLO untuk LifeWear yang terdiri mesh bra, panties, bratop, dan pakaian seperti atasan, rok, dan celana.