Sustainability Day: Mengajak Pencinta LifeWear Berkreasi dan Mengapresiasi Diri
Feb 11, 2026
LifeWear
Dalam gelaran Season Preview Spring/Summer 2026, UNIQLO menampilkan koleksi terbaru melalui rangkaian presentasi tematik serta berbagai aktivitas kreatif untuk para pencinta LifeWear. Di antara seluruh rangkaian acara tersebut, Sustainability Day menjadi penutup yang paling bermakna, menghadirkan pengalaman yang mendorong gaya hidup lebih mindful lewat workshop Urban Oasis: Aroma & Harmony, Matcha Bowl Painting, Upcycled Tote Bag Creative bersama Adrie Basuki, hingga talk show “The Mindful LifeWear Pause”. Tak ketinggalan instalasi Tree of Peace, yang mengajak pengunjung menuliskan pesan harapan bagi perdamaian dan kesejahteraan, selaras dengan semangat UNIQLO PEACE FOR ALL.
”Melalui LifeWear, kami akan terus berupaya membuat hidup setiap orang menjadi lebih baik, dengan desain yang disempurnakan akan memberikan kenyamanan lebih bagi kehidupan bermasyarakat. UNIQLO percaya bahwa pakaian memiliki kekuatan untuk membawa kebaikan. Melalui instalasi PEACE FOR ALL yang dihadirkan, UNIQLO tak hanya menyampaikan pesan damai lewat desain serta nilai-nilai yang melandasi gerakan ini, namun juga menghadirkan sederet aktivitas agar pesan damai lebih mudah dipahami dan mendapatkan pengalaman yang berkesan, Berbagai pengalaman baru yang kami hadirkan pada Sustainability Day ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk berhenti sejenak dari rutinitas, menggantikannya dengan hal baru yang dapat menjadi penyeimbang diri,” ujar Irma Yunita, Corporate Affairs Director PT Fast Retailing Indonesia (UNIQLO).
Dalam sesi Urban Oasis: Aroma & Harmony, UNIQLO berkolaborasi dengan Agustina Ciptarahayu, Founder & CEO Botanina, untuk mengajak rekan media mengeksplorasi aroma yang mencerminkan kenyamanan personal. Melalui proses peracikan yang dipandu; mulai dari mengenali karakter diri hingga memilih essential oil bernuansa segar, earthy, atau menenangkan, para peserta diajak menemukan wangi yang terasa paling selaras. Pengalaman ini sejalan dengan filosofi LifeWear, yakni menghadirkan kenyamanan dan makna dalam ritual harian yang membantu menyeimbangkan diri.
Workshop kreatif yang dihadirkan juga tak kalah menarik. Sesi menghias matcha bowl bersama UNIQLO dan Hanamakesalot Studio menjadi ruang menyenangkan untuk mengekspresikan kreativitas melalui permainan warna dan corak, sekaligus menjadi momen pelepas penat. Menjelang sore, desainer muda Adrie Basuki memandu workshop Upcycled Tote Bag Creative, menggunakan sisa kain pakaian UNIQLO untuk membuat tote bag yang lebih personal dan fungsional. Selain menghasilkan karya yang artistik dan layak pakai, kegiatan ini turut memperpanjang umur material sekaligus memberi rasa bangga karena berhasil menciptakan kreasi sendiri.
Talk show “The Mindful LifeWear Pause” turut menjadi salah satu sesi yang paling dinantikan dalam Sustainability Day. Irma Yunita, Corporate Affairs Director PT Fast Retailing Indonesia (UNIQLO), bersama Rhaka Ghanisatria, CoFounder & CEO Menjadi Manusia, serta Tsamara Fahrana, Human Design Coach dan penulis, membahas pentingnya ‘berhenti sejenak’ untuk kembali mengenali diri agar dapat berinteraksi dengan sesama secara lebih baik. Pesan ini selaras dengan inisiatif PEACE FOR ALL yang terus mendorong terciptanya kedamaian. Melalui langkah kecil yang dilakukan secara konsisten, para pembicara menekankan bahwa perubahan positif bagi kehidupan bermula dari kesadaran diri.
Instalasi Tree of Peace tahun ini hadir sebagai ilustrasi pohon besar di area PEACE FOR ALL, tempat pengunjung menuliskan dan menempelkan pesan-pesan damai. Bersamaan dengan itu, instalasi PEACE FOR ALL menampilkan informasi mengenai dampak program—dari T-shirt grafis yang mampu menyebarkan pesan perdamaian, hingga kontribusi globalnya. Hingga Desember 2025, sebanyak 48 kontributor telah menyumbangkan desain, lebih dari 9,61 juta Tshirt terjual, dan donasi yang terkumpul melampaui 18 juta dolar AS (sekitar Rp 4,9 miliar). Donasi tersebut dialokasikan antara lain untuk program air bersih, sanitasi, dan edukasi perdamaian di Sleman, Yogyakarta, serta inisiatif lanjutan di Bandung, Jawa Barat, untuk menjawab kebutuhan mendesak terkait perlindungan anak dan akses sanitasi layak di sekolah.
”Melalui LifeWear, kami akan terus berupaya membuat hidup setiap orang menjadi lebih baik, dengan desain yang disempurnakan akan memberikan kenyamanan lebih bagi kehidupan bermasyarakat. UNIQLO percaya bahwa pakaian memiliki kekuatan untuk membawa kebaikan. Melalui instalasi PEACE FOR ALL yang dihadirkan, UNIQLO tak hanya menyampaikan pesan damai lewat desain serta nilai-nilai yang melandasi gerakan ini, namun juga menghadirkan sederet aktivitas agar pesan damai lebih mudah dipahami dan mendapatkan pengalaman yang berkesan, Berbagai pengalaman baru yang kami hadirkan pada Sustainability Day ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk berhenti sejenak dari rutinitas, menggantikannya dengan hal baru yang dapat menjadi penyeimbang diri,” ujar Irma Yunita, Corporate Affairs Director PT Fast Retailing Indonesia (UNIQLO).
Dalam sesi Urban Oasis: Aroma & Harmony, UNIQLO berkolaborasi dengan Agustina Ciptarahayu, Founder & CEO Botanina, untuk mengajak rekan media mengeksplorasi aroma yang mencerminkan kenyamanan personal. Melalui proses peracikan yang dipandu; mulai dari mengenali karakter diri hingga memilih essential oil bernuansa segar, earthy, atau menenangkan, para peserta diajak menemukan wangi yang terasa paling selaras. Pengalaman ini sejalan dengan filosofi LifeWear, yakni menghadirkan kenyamanan dan makna dalam ritual harian yang membantu menyeimbangkan diri.
Workshop kreatif yang dihadirkan juga tak kalah menarik. Sesi menghias matcha bowl bersama UNIQLO dan Hanamakesalot Studio menjadi ruang menyenangkan untuk mengekspresikan kreativitas melalui permainan warna dan corak, sekaligus menjadi momen pelepas penat. Menjelang sore, desainer muda Adrie Basuki memandu workshop Upcycled Tote Bag Creative, menggunakan sisa kain pakaian UNIQLO untuk membuat tote bag yang lebih personal dan fungsional. Selain menghasilkan karya yang artistik dan layak pakai, kegiatan ini turut memperpanjang umur material sekaligus memberi rasa bangga karena berhasil menciptakan kreasi sendiri.
Talk show “The Mindful LifeWear Pause” turut menjadi salah satu sesi yang paling dinantikan dalam Sustainability Day. Irma Yunita, Corporate Affairs Director PT Fast Retailing Indonesia (UNIQLO), bersama Rhaka Ghanisatria, CoFounder & CEO Menjadi Manusia, serta Tsamara Fahrana, Human Design Coach dan penulis, membahas pentingnya ‘berhenti sejenak’ untuk kembali mengenali diri agar dapat berinteraksi dengan sesama secara lebih baik. Pesan ini selaras dengan inisiatif PEACE FOR ALL yang terus mendorong terciptanya kedamaian. Melalui langkah kecil yang dilakukan secara konsisten, para pembicara menekankan bahwa perubahan positif bagi kehidupan bermula dari kesadaran diri.
Instalasi Tree of Peace tahun ini hadir sebagai ilustrasi pohon besar di area PEACE FOR ALL, tempat pengunjung menuliskan dan menempelkan pesan-pesan damai. Bersamaan dengan itu, instalasi PEACE FOR ALL menampilkan informasi mengenai dampak program—dari T-shirt grafis yang mampu menyebarkan pesan perdamaian, hingga kontribusi globalnya. Hingga Desember 2025, sebanyak 48 kontributor telah menyumbangkan desain, lebih dari 9,61 juta Tshirt terjual, dan donasi yang terkumpul melampaui 18 juta dolar AS (sekitar Rp 4,9 miliar). Donasi tersebut dialokasikan antara lain untuk program air bersih, sanitasi, dan edukasi perdamaian di Sleman, Yogyakarta, serta inisiatif lanjutan di Bandung, Jawa Barat, untuk menjawab kebutuhan mendesak terkait perlindungan anak dan akses sanitasi layak di sekolah.