Fast Retailing Naikkan Target Pengurangan Emisi, Menuju Industri yang Lebih Hijau
Dec 10, 2025
LifeWear
Fast Retailing, perusahaan induk UNIQLO, kembali menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan. Dalam sesi tahunan LifeWear = A New Industry di Jepang, perusahaan mengumumkan langkah besar, yakni menaikkan target pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) di rantai pasok dari 20% menjadi 30% pada tahun fiskal 2030. Keputusan ini diambil karena pencapaian sejauh ini berjalan lebih cepat dari rencana.
Mengapa Target Ini Dinaikkan?
Sejak awal, Fast Retailing berfokus pada pengurangan emisi di seluruh rantai pasok, mulai dari bahan baku hingga proses penjahitan. Berkat kerja sama erat dengan mitra produksi, perusahaan berhasil menurunkan emisi sebesar 18,6% pada tahun fiskal 2024, mendekati target awal 20% untuk 2030. Melihat kemajuan ini, target baru pun ditetapkan.
Koji Yanai, Group Senior Executive Officer Fast Retailing Co. Ltd., menyampaikan, “Sepanjang tahun fiskal 2025, kami terus melanjutkan upaya untuk mewujudkan visi menciptakan industri baru melalui konsep LifeWear. Kemajuan pesat dalam menurunkan emisi GRK memungkinkan kami menetapkan target yang lebih tinggi lagi.”
Strategi dan Transparansi
Untuk mencapai target baru, Fast Retailing fokus pada pengurangan penggunaan batu bara, transisi ke energi terbarukan, peningkatan efisiensi energi, dan pemanfaatan material beremisi rendah. Selain itu, perusahaan memperkuat transparansi rantai pasok. Pada 2025, diluncurkan proyek pengadaan wol dari peternakan di Australia, lengkap dengan audit uji coba untuk memastikan kesejahteraan hewan, perlindungan lingkungan, dan hak asasi manusia. Langkah ini melanjutkan upaya audit bahan katun dan cashmere yang sudah dilakukan sejak 2023.
Capaian Menuju 2030
Perusahaan mencatat kemajuan signifikan: emisi dari toko dan kantor turun 83,3% pada FY2024, mendekati target 90%. Penggunaan energi terbarukan mencapai 84,7%, dengan target 100% di 2030. Proporsi material beremisi rendah sudah 19,4%, dan emisi rantai pasok turun 18,6%, mendekati target awal.
Kontribusi Sosial dan Inovasi
Fast Retailing juga aktif dalam kontribusi sosial. Pada FY2025, perusahaan menyalurkan donasi senilai 12,3 miliar yen dan mendistribusikan 5,94 juta pakaian kepada 4,85 juta penerima. Program PEACE FOR ALL terus mendapat dukungan, dengan 8,62 juta t-shirt terjual dan donasi lebih dari 2,5 miliar Yen sejak 2022. UNIQLO juga mendukung Displacement Film Fund untuk meningkatkan kesadaran isu pengungsi.
Di sisi inovasi, layanan RE.UNIQLO STUDIO kini hadir di 63 toko di 22 negara, menawarkan perbaikan dan remake pakaian. Proyek pakaian pre-owned UNIQLO juga terus berjalan di Jepang, sebagai bagian dari upaya memperpanjang usia pakaian.
Keberagaman dan Inklusi
Di sisi sumber daya manusia, Fast Retailing mencatat kemajuan dalam keberagaman. Persentase manajer perempuan mencapai 45,5%, mendekati target 50% di 2030. Sementara itu, proporsi manajer non-Jepang meningkat menjadi 53,6%, mendukung visi perusahaan untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan global.
Mengapa Target Ini Dinaikkan?
Sejak awal, Fast Retailing berfokus pada pengurangan emisi di seluruh rantai pasok, mulai dari bahan baku hingga proses penjahitan. Berkat kerja sama erat dengan mitra produksi, perusahaan berhasil menurunkan emisi sebesar 18,6% pada tahun fiskal 2024, mendekati target awal 20% untuk 2030. Melihat kemajuan ini, target baru pun ditetapkan.
Koji Yanai, Group Senior Executive Officer Fast Retailing Co. Ltd., menyampaikan, “Sepanjang tahun fiskal 2025, kami terus melanjutkan upaya untuk mewujudkan visi menciptakan industri baru melalui konsep LifeWear. Kemajuan pesat dalam menurunkan emisi GRK memungkinkan kami menetapkan target yang lebih tinggi lagi.”
Strategi dan Transparansi
Untuk mencapai target baru, Fast Retailing fokus pada pengurangan penggunaan batu bara, transisi ke energi terbarukan, peningkatan efisiensi energi, dan pemanfaatan material beremisi rendah. Selain itu, perusahaan memperkuat transparansi rantai pasok. Pada 2025, diluncurkan proyek pengadaan wol dari peternakan di Australia, lengkap dengan audit uji coba untuk memastikan kesejahteraan hewan, perlindungan lingkungan, dan hak asasi manusia. Langkah ini melanjutkan upaya audit bahan katun dan cashmere yang sudah dilakukan sejak 2023.
Capaian Menuju 2030
Perusahaan mencatat kemajuan signifikan: emisi dari toko dan kantor turun 83,3% pada FY2024, mendekati target 90%. Penggunaan energi terbarukan mencapai 84,7%, dengan target 100% di 2030. Proporsi material beremisi rendah sudah 19,4%, dan emisi rantai pasok turun 18,6%, mendekati target awal.
Kontribusi Sosial dan Inovasi
Fast Retailing juga aktif dalam kontribusi sosial. Pada FY2025, perusahaan menyalurkan donasi senilai 12,3 miliar yen dan mendistribusikan 5,94 juta pakaian kepada 4,85 juta penerima. Program PEACE FOR ALL terus mendapat dukungan, dengan 8,62 juta t-shirt terjual dan donasi lebih dari 2,5 miliar Yen sejak 2022. UNIQLO juga mendukung Displacement Film Fund untuk meningkatkan kesadaran isu pengungsi.
Di sisi inovasi, layanan RE.UNIQLO STUDIO kini hadir di 63 toko di 22 negara, menawarkan perbaikan dan remake pakaian. Proyek pakaian pre-owned UNIQLO juga terus berjalan di Jepang, sebagai bagian dari upaya memperpanjang usia pakaian.
Keberagaman dan Inklusi
Di sisi sumber daya manusia, Fast Retailing mencatat kemajuan dalam keberagaman. Persentase manajer perempuan mencapai 45,5%, mendekati target 50% di 2030. Sementara itu, proporsi manajer non-Jepang meningkat menjadi 53,6%, mendukung visi perusahaan untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan global.