UNIQLO Donasikan Lebih dari Satu Juta Pakaian HEATTECH untuk Pengungsi, Anak-anak, dan Korban Bencana di Seluruh Dunia
Nov 20, 2025
Social Innovation
Setelah sukses dengan inisiatif “The Heart of LifeWear” pada musim dingin 2024 dengan mendonasikan satu juta pakaian hangat HEATTECH kepada pengungsi, anak-anak, korban bencana, dan mereka yang menghadapi kondisi sulit di berbagai belahan dunia, UNIQLO kini memperluas jangkauan inisiatif ini di tahun 2025.
Sebagai wujud komitmen untuk memberikan kenyamanan bagi yang membutuhkan, tahun ini UNIQLO menyalurkan tambahan donasi sebanyak satu juta pakaian HEATTECH atau AIRism, yang disesuaikan dengan iklim dan kebutuhan masing-masing wilayah. Di Indonesia, misalnya, produk AIRism dipilih karena lebih sesuai dengan kondisi cuaca tropis.
Menanggapi hal ini, Koji Yanai, Senior Group Executive Officer Fast Retailing Co., Ltd., perusahaan induk UNIQLO, menyampaikan, “Di berbagai belahan dunia, banyak orang yang secara tiba-tiba harus menghadapi situasi sulit akibat konflik, penindasan, atau bencana. UNIQLO telah menyalurkan donasi pakaian sejak tahun 2001, dan selama 24 tahun terakhir kami terus berupaya memberikan dukungan kepada mereka yang membutuhkan. Donasi tahunan lebih dari satu juta pakaian HEATTECH melalui program The Heart of LifeWear ini merupakan salah satu kegiatan terbesar yang pernah kami lakukan. Kami akan terus berupaya menghadirkan kehangatan bagi tubuh dan pikiran melalui HEATTECH, contoh nyata dari LifeWear, serta memberikan dampak positif bagi kehidupan banyak orang.”
Jepang & Wilayah Terdampak Gempa Noto
Tahun 2025 ini, UNIQLO mendonasikan 100.000 produk HEATTECH ke panti asuhan, anak-anak dengan penyakit, korban bencana, dan penyandang disabilitas. Pada 12 Oktober, acara “JFA UNIQLO Soccer Kids in Ishikawa (Noto)” digelar di Japan Aviation High School, Ishikawa. Kapten Atsuto Uchida membagikan pakaian HEATTECH dan mengajak bermain sepak bola. UNIQLO bekerja sama dengan Toray Industries dan mitra strategis untuk melanjutkan inisiatif ini sejak 2024. Setengah dari donasi global tahun 2025 diberikan untuk membantu para pengungsi yang kembali ke Suriah
Pengungsi Suriah
Atas permintaan UNHCR, UNIQLO mendonasikan 500.000 pakaian HEATTECH untuk pengungsi yang kembali ke Suriah. Setelah rezim Assad runtuh (Desember 2024), sekitar 690.000 pengungsi kembali, namun masih membutuhkan bantuan untuk menghadapi musim dingin. Selain itu, UNIQLO akan menyalurkan 500.000 pakaian HEATTECH tambahan ke berbagai proyek global untuk korban bencana, tunawisma, masyarakat prasejahtera, dan anak-anak dalam kondisi rentan.
Kegiatan The Heart of LifeWear di Tahun 2024
Inisiatif The Heart of LifeWear lahir dari pertanyaan UNIQLO, “Apa yang membuat hidup lebih baik?” Di momen 40 tahun perjalanannya, UNIQLO berkomitmen memberikan kontribusi nyata melalui filosofi LifeWear. Sepanjang 2024, UNIQLO mendonasikan lebih dari satu juta pakaian HEATTECH dan produk lainnya kepada pengungsi, anak-anak, dan korban bencana di 28 negara. Sekitar 530.000 pakaian disalurkan ke kamp pengungsi di Yordania atas permintaan UNHCR, sementara 470.000 lainnya didonasikan melalui jaringan bisnis lokal UNIQLO di berbagai negara.
Siaran pers: https://www.uniqlo.com/id/en/news/topics/2025051601/
Inisiatif di Indonesia: https://www.uniqlo.com/id/en/news/topics/2024121801/
Kemitraan Global Fast Retailing dengan UNHCR
Fast Retailing, induk UNIQLO, telah bekerja sama dengan UNHCR sejak 2006 untuk membantu pengungsi dan masyarakat yang kehilangan tempat tinggal. Dukungan ini menjadi pilar utama keberlanjutan perusahaan. Pada 2011, Fast Retailing menjadi perusahaan Asia pertama yang menjalin kemitraan global resmi dengan UNHCR. Selain menyalurkan pakaian melalui program daur ulang UNIQLO, Fast Retailing juga mendukung pengungsi lewat program pemberdayaan, kesempatan kerja di toko UNIQLO dan GU, serta kampanye kesadaran publik.
Detail: https://www.fastretailing.com/eng/sustainability/community/refugees.html
Tentang UNHCR
UNHCR adalah Badan Pengungsi PBB yang melindungi dan mendukung masyarakat yang terpaksa mengungsi akibat konflik atau penindasan, termasuk pengungsi lintas negara dan orang tanpa kewarganegaraan. Bantuan mencakup tempat tinggal, makanan, air bersih, perlindungan hak asasi, dan solusi berkelanjutan. UNHCR telah dua kali menerima Nobel Perdamaian, pada 1954 dan 1981. Detail: https://www.unhcr.org/
Sebagai wujud komitmen untuk memberikan kenyamanan bagi yang membutuhkan, tahun ini UNIQLO menyalurkan tambahan donasi sebanyak satu juta pakaian HEATTECH atau AIRism, yang disesuaikan dengan iklim dan kebutuhan masing-masing wilayah. Di Indonesia, misalnya, produk AIRism dipilih karena lebih sesuai dengan kondisi cuaca tropis.
Menanggapi hal ini, Koji Yanai, Senior Group Executive Officer Fast Retailing Co., Ltd., perusahaan induk UNIQLO, menyampaikan, “Di berbagai belahan dunia, banyak orang yang secara tiba-tiba harus menghadapi situasi sulit akibat konflik, penindasan, atau bencana. UNIQLO telah menyalurkan donasi pakaian sejak tahun 2001, dan selama 24 tahun terakhir kami terus berupaya memberikan dukungan kepada mereka yang membutuhkan. Donasi tahunan lebih dari satu juta pakaian HEATTECH melalui program The Heart of LifeWear ini merupakan salah satu kegiatan terbesar yang pernah kami lakukan. Kami akan terus berupaya menghadirkan kehangatan bagi tubuh dan pikiran melalui HEATTECH, contoh nyata dari LifeWear, serta memberikan dampak positif bagi kehidupan banyak orang.”
Dukungan Berkelanjutan dari UNIQLO
Jepang & Wilayah Terdampak Gempa Noto
Tahun 2025 ini, UNIQLO mendonasikan 100.000 produk HEATTECH ke panti asuhan, anak-anak dengan penyakit, korban bencana, dan penyandang disabilitas. Pada 12 Oktober, acara “JFA UNIQLO Soccer Kids in Ishikawa (Noto)” digelar di Japan Aviation High School, Ishikawa. Kapten Atsuto Uchida membagikan pakaian HEATTECH dan mengajak bermain sepak bola. UNIQLO bekerja sama dengan Toray Industries dan mitra strategis untuk melanjutkan inisiatif ini sejak 2024. Setengah dari donasi global tahun 2025 diberikan untuk membantu para pengungsi yang kembali ke Suriah
Pengungsi Suriah
Atas permintaan UNHCR, UNIQLO mendonasikan 500.000 pakaian HEATTECH untuk pengungsi yang kembali ke Suriah. Setelah rezim Assad runtuh (Desember 2024), sekitar 690.000 pengungsi kembali, namun masih membutuhkan bantuan untuk menghadapi musim dingin. Selain itu, UNIQLO akan menyalurkan 500.000 pakaian HEATTECH tambahan ke berbagai proyek global untuk korban bencana, tunawisma, masyarakat prasejahtera, dan anak-anak dalam kondisi rentan.
Rencana Penyaluran Donasi Global (2025)
Kegiatan The Heart of LifeWear di Tahun 2024
Inisiatif The Heart of LifeWear lahir dari pertanyaan UNIQLO, “Apa yang membuat hidup lebih baik?” Di momen 40 tahun perjalanannya, UNIQLO berkomitmen memberikan kontribusi nyata melalui filosofi LifeWear. Sepanjang 2024, UNIQLO mendonasikan lebih dari satu juta pakaian HEATTECH dan produk lainnya kepada pengungsi, anak-anak, dan korban bencana di 28 negara. Sekitar 530.000 pakaian disalurkan ke kamp pengungsi di Yordania atas permintaan UNHCR, sementara 470.000 lainnya didonasikan melalui jaringan bisnis lokal UNIQLO di berbagai negara.
Siaran pers: https://www.uniqlo.com/id/en/news/topics/2025051601/
Inisiatif di Indonesia: https://www.uniqlo.com/id/en/news/topics/2024121801/
Kemitraan Global Fast Retailing dengan UNHCR
Fast Retailing, induk UNIQLO, telah bekerja sama dengan UNHCR sejak 2006 untuk membantu pengungsi dan masyarakat yang kehilangan tempat tinggal. Dukungan ini menjadi pilar utama keberlanjutan perusahaan. Pada 2011, Fast Retailing menjadi perusahaan Asia pertama yang menjalin kemitraan global resmi dengan UNHCR. Selain menyalurkan pakaian melalui program daur ulang UNIQLO, Fast Retailing juga mendukung pengungsi lewat program pemberdayaan, kesempatan kerja di toko UNIQLO dan GU, serta kampanye kesadaran publik.
Detail: https://www.fastretailing.com/eng/sustainability/community/refugees.html
Tentang UNHCR
UNHCR adalah Badan Pengungsi PBB yang melindungi dan mendukung masyarakat yang terpaksa mengungsi akibat konflik atau penindasan, termasuk pengungsi lintas negara dan orang tanpa kewarganegaraan. Bantuan mencakup tempat tinggal, makanan, air bersih, perlindungan hak asasi, dan solusi berkelanjutan. UNHCR telah dua kali menerima Nobel Perdamaian, pada 1954 dan 1981. Detail: https://www.unhcr.org/